3 Alasan Kamu Harus Nonton Drama First Love dari Jepang

5 Pikiran Buruk tentang Uang Ini Wajib Dihilangkan

Serial Jepang bertajuk First Love sudah tayang di Netflix pada 24 November lalu. Beberapa hari setelah penayangannya, drama ini masuk ke peringkat 10 teratas. Antusiasme penonton begitu terasa, walaupun First Love mengangkat kisah klise tentang cinta pertama sepasang kekasih.

First Love mengisahkan bagaimana keindahan cinta pertama Harumichi Namiki dan Yae Noguchi di tahun 1998 hingga awal abad ke-20. Kisah cinta pertama mereka terpaksa kandas karena Yae mengalami kejadian tak terduga. Namun, takdir kembali mempertemukan mereka setelah 20 tahun berlalu.

Ketika bertemu, Harumichi dan Yae sudah menjalani kehidupan masing-masing. Menariknya, kehidupan mereka setelah bertemu menunjukkan kepada penonton bagaimana kisah cinta yang sudah berlalu hampir 20 tahun masih tidak bisa terlupakan. Drama Jepang satu ini terinspirasi dari lagu populer milik Utada Hikaru berjudul First Love (1999) dan Hatsukoi (2018).

Apakah kamu memikirkan sesuatu membaca tahun tahun kedua lagu tersebut rilis? Ya, benar! Kedua lagu yang menjadi inspirasi drama juga memiliki rentang waktu 20 tahun, sama seperti latar waktu cinta pertama dimulai dan perjumpaan kedua pemeran utamanya.

First Love menjadi salah satu drama terbaik di akhir tahun 2022 ini wajib kamu tonton karena tiga alasan berikut.

1.      Menggunakan dua latar waktu

Sama seperti lagunya, drama ini menggunakan latar waktu tahun 1998 dan 2018. Kisah cinta Harumichi dan Yae dimulai ketika mereka masih duduk di bangku SMA hingga awal masuk perkuliahan.

Harumichi belajar di sekolah penerbangan dan Yae masuk ke kampus biasa. Harumichi berhasil menjadi seorang pilot, tetapi Yae tidak bisa melanjutkan mimpinya sebagai pramugari karena peristiwa yang dialaminya.

Mereka berdua kembali bertemu di tahun 2018 dengan keadaan yang jauh berbeda. Harumichi meninggalkan profesinya sebagai seorang pilot dan Yae harus menjadi seorang supir taksi untuk mengumpulkan uang.

Walaupun sudah berlalu selama 20 tahun, Harumichi belum bisa melupakan Yae. Namun sayangnya, ketika mereka bertemu, Yae tidak mengenali Harumichi karena kejadian yang pernah ia alami.

Alur cerita semakin menarik ketika Yae tidak mengenali cinta pertamanya. Penonton akan dibuat bahagia melihat cinta pertama keduanya dan sedih menyaksikan bagaimana Harumichi dan Yae terpaksa harus meninggalkan mimpi mereka.

Apalagi melihat bagaimana perjuangan Yae mengumpulkan uang dengan menjadi supir taksi hanya agar bisa dekat dekat anaknya. Yae benar-benar menggambarkan perjuangan seorang Ibu dan kasih sayangnya yang besar.

Di awal episode, kamu mungkin akan dibuat bingung karena perbedaan latar waktu. Jangan berhenti disitu, karena alur cerita akan semakin jelas di episode berikutnya.

 

2.      Pertemuan pertama Hikari dan Takeru

Peran Harumichi dimainkan oleh Takeru Satoh dan Yae akan diperankan oleh Hikari Mitushima. Keduanya untuk pertama kali bertemu di drama First Love ini dan penggemar sangat menanti-nantikannya. Mengingat, Hikari dan Takeru merupakan dua aktor veteran Jepang yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya.

 

3.      Menyajikan sinematografi yang indah

Ketika menontonnya, kamu akan merasakan ketetangan walaupun alur cerita cukup membuat hati sedih. Ketetangan akan kamu peroleh dari sinematografi yang disajikan. Panorama Jepang di tahun 1990 an dan abad ke-20 sangat indah didukung dengan pencahayaan dan teknik penyuntingan.

Sinematografinya ini sukses menjadikan drama First Love sebagai tontonan yang bisa dipilih penonton untuk healing.

Tiga alasan itu sudah cukup menjadikan First Love drama pilihan yang bisa kamu tonton di waktu senggang. Dijamin gak bakal nyesel setelah menyelesaikan sembilan episode dari drama Netflix yang satu ini!